Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

BPVP Sidoarjo Raih Penghargaan Lembaga Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja Terproduktif dalam Radar Surabaya Awards 2024

Annisa Firdausi • Sabtu, 13 Juli 2024 | 13:18 WIB
PRODUKTIF: Kepala BPVP Sidoarjo M Aiza Akbar (kiri) menerima penghargaan dari Komisaris Radar Surabaya Leak Kustiya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
PRODUKTIF: Kepala BPVP Sidoarjo M Aiza Akbar (kiri) menerima penghargaan dari Komisaris Radar Surabaya Leak Kustiya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

SIDOARJO - Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali ini, BPVP Sidoarjo berhasil meraih penghargaan Radar Surabaya Awards 2024 dalam kategori Lembaga Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja Terproduktif.

Penghargaan yang diberikan pada Jumat, 12 Juli 2024 ini merupakan bukti komitmen dan dedikasi BPVP Sidoarjo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah Sidoarjo dan Jawa Timur.

Melalui berbagai program pelatihan yang berkualitas, BPVP Sidoarjo telah membantu banyak masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Salah satu program unggulan BPVP Sidoarjo adalah Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK). Program ini menawarkan berbagai kejuruan yang diminati oleh dunia industri, seperti Teknologi Informatika, Elektronika, Fashion Teknologi, Industri Kreatif, Teknik Manufaktur, Listrik, Teknik Pendingin, Otomotif, Pengelasan, Bisnis-Manajemen (Clerikal), Pariwisata (Perhotelan) dan Bahasa.

Kepala BPVP Sidoarjo, Muhammad Aiza Akbar, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program PBK sangat tinggi. Dalam satu tahun, BPVP Sidoarjo dapat menyelenggarakan empat hingga lima tahap PBK. Dalam setiap tahap, jumlah pendaftar selalu membeludak.

"Namun, sesuai ketentuan, setiap kelas pelatihan memiliki kuota maksimal 16 orang. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap siswa mendapatkan pelatihan yang maksimal dan berkualitas," jelas Aiza.

Peserta PBK harus melewati sejumlah tahapan seleksi untuk dapat mengikuti pelatihan. Peserta yang lolos akan mendapatkan durasi pelatihan yang bervariasi, mulai dari 28 hari hingga 45 hari, tergantung pada jenis kejuruan yang dipilih.

Lebih menariknya lagi, BPVP Sidoarjo tidak hanya memberikan pembelajaran berkualitas, tetapi juga menyediakan fasilitas lengkap bagi para peserta. Fasilitas tersebut meliputi seragam, modul pelatihan, jaminan sosial ketenagakerjaan, dan bahkan makan siang.

"Fasilitas ini kami berikan untuk memastikan pelatihan kerja yang diberikan sesuai dengan kondisi dunia kerja yang sesungguhnya," ujar Aiza.

Aiza menambahkan bahwa PBK bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi juga investasi dalam mengembangkan SDM yang siap bersaing di dunia kerja.

"Kesempatan ini menjadi langkah awal bagi masyarakat Sidoarjo dan Jawa Timur untuk meraih potensi penuhnya dalam dunia industri," ungkap Aiza.

Peserta PBK tidak dipungut biaya alias gratis. Bahkan, setelah menyelesaikan pelatihan dan dinyatakan kompeten, peserta akan mendapatkan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Untuk kejuruan Forklift, peserta juga mendapatkan sertifikat SIO K-3.

Sertifikat ini menjadi bukti pengakuan atas kemampuan dan keterampilan yang telah dimiliki peserta, sehingga membuka peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

Pencapaian BPVP Sidoarjo dalam meraih penghargaan Radar Surabaya Awards 2024 ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi lembaga pelatihan lainnya untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan berkontribusi dalam pengembangan SDM di Indonesia. (nis)

Editor : Annisa Firdausi
#Radar Surabaya Awards #produktif #Lembaga Pelatihan Kerja #BPVP