SIDOARJO - Mutasi pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sidoarjo kembali bergulir. Ada enam jabatan kepala OPD dan satu Sekretaris yang diutak-atik oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor.
Rotasi jabatan tersebut dilakukan Gus Muhdlor sapaan bupati di Pendapa Delta Wibawa, Kamis (7/8) siang. Ada sejumlah jabatan yang sebelumnya hanya diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) kini sudah diisi pejabat definitif (lihat grafis).
Seperti Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sidoarjo yang sebelumnya dijabat oleh Didik Tri Wahyudi sebagai Plt kini sudah diisi oleh Noer Rochmawati. Noer yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bupati kini menggantikan tugas Didik yang sudah pensiun.
Selain itu, Dinas Perikanan juga sudah memiliki kepala dinas definitif yakni M Tjarda. Tjarda sebelumnya menjabat Kepala Satpol PP Sidoarjo. Sebelumnya Dinas Perikanan diisi oleh M Bachruni Aryawan sebagai Plt yang juga menjabat Kepala Dinas Perkim CKTR.
Namun, ada juga jabatan yang sebelumnya sudah definitif justru kosong. Misalnya, Direktur RSUD Sidoarjo dr Atok Irawan dimutasi menjadi Asisten Administrasi Umum. Jabatan direktur di rumah sakit pelat merah tersebut kini juga belum ditunjuk.
Dan juga jabatan Kepala Satpol PP yang masih kosong sepeninggal Tjarda yang dipindah menjadi Kepala Dinas Perikanan.
Gus Muhdlor mengatakan, rotasi jabatan di sebuah organisasi merupakan hal yang biasa. Karena ini bagian dari penyegaran dan sesuai kebutuhan. Menurutnya, kondisi yang berbeda juga menuntut perlakuan yang berbeda.
“Jujur keputusan ini adalah menurut kami keputusan mutasi terberat yang pernah saya lakukan,” kata Gus Muhdlor.
Gus Muhdlor juga berpesan bahwa pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo untuk menjaga konduktivitas. Semakin kondusif Kabupaten Sidoarjo akan semakin baik.
“Konduktivitas itu penting kenapa semakin kondusif Kabupaten akan lebih baik lagi dalam pembangunan di semua hal,” ujarnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista