SIDOARJO - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor beserta istri Sa'adah Ahmad Muhdlor melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Agung Sidoarjo, Kamis (29/6). Mengenakan jas hitam lengkap dengan peci, bupati keluar dari rumah dinas Pendapa Delta Wibawa pukul 06.00.
Gus Muhdlor sapaan bupati jalan bareng bersama khatib salat Idul Adha Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si guru besar UIN Sunan Ampel Surabaya.
Sekitar pukul 06.30, salat Idul Adha dimulai sesuai dengan jadwal. Ribuan jamaah memadati masjid yang memiliki kapasitas sekitar dari 4.000 jemaah itu.
Khatib salat Idul Adha KH. Ali Maschan Moesa dalam ceramahnya menyampaikan pentingnya menjalankan ibadah sesuai dengan tuntunan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Peringatan Idul Adha adalah salah satu bentuk kongkrit ibadah individual dan kesalehan sosial.
"Kesalehan sosial menunjuk pada perilaku orang-orang yang sangat peduli dengan nilai-nilai islami, yang bersifat sosial," ujarnya.
Guru besar UIN Sunan Ampel Surabaya itu menceritakan dalam sebuah hadis dikisahkan, bahwa suatu ketika Nabi Muhammad SAW mendengar berita tentang seorang yang rajin salat di malam hari dan puasa di siang hari, tetapi lidahnya menyakiti tetangganya. Apa komentar nabi tentang dia, singkat saja, “Ia di neraka.” Kata nabi. "Hadis ini memperlihatkan kepada kita bahwa ibadah ritual saja belum cukup. Ibadah ritual mesti dibarengi dengan kesalehan sosial," terangnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista