Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Korban Laka Lantas di Tol Sumo Diduga Depresi

Vega Dwi Arista • Selasa, 27 Juni 2023 | 01:15 WIB

 

BARANG BUKTI: Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro saat rilis perkara laka lantas. (DICKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
BARANG BUKTI: Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro saat rilis perkara laka lantas. (DICKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
 

SIDOARJO - Wafi, 48, korban laka lantas di tol jalan tol Surabaya-Mojokerto pada Jumat (23/6) lalu sebelumnya diduga depresi. Korban yang awalnya diduga jadi korban pembunuhan itu sering mengalami ketakutan.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, dari hasil rekaman CCTV, korban memang berjalan kaki masuk ke dalam Tol Sumo KM 745.

"Korban berjalan sendiri, tidak ada yang mengikuti. Pada pukul 22.30 melewati Bungurasih Utara, berjalan seolah-olah dengan pikiran kosong," kata Kusumo.

Kusumo menambahkan, korban memasuki Tol Sumo, dengan berjalan di sisi kanan jalan yang seharusnya tidak diperbolehkan.

"Saat berjalan korban tidak menoleh ke belakang sedikitpun, arus lalu lintas dari belakang cukup ramai. Disini sangat rentan, karena korban tidak memperhatikan kondisi arus lalu lintas," ungkapnya.

Hingga akhirnya, korban ditemukan meninggal diduga akibat laka lantas. Saat dikonfirmasi mengenai rekaman CCTV saat korban ditabrak, Kusumo mengatakan tidak ada.

"Masih belum bisa memastikan kendaraan apa yang menabrak, akan ada pendalaman lagi dari Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo untuk kejadian ini," ungkapnya.

Dari hasil keterangan yang diperoleh dari rekan korban, korban diketahui belum pernah pulang.

"Korban seperti mengalami depresi seperti takut meninggal," tambahnya.

Seperti diketahui, tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong menyebutkan bahwa luka-luka korban tersebut akibat dari kekerasan benda tumpul.

“Setelah melihat luka-luka, luka ini ada kemiripan dengan pola luka kecelakaan atau ditabrak, karena di bagian kiri ada luka memar. Dari tulang rusuk, panggul, paha mengalami patah tulang, kepala terkena benda tumpul cukup keras, bukan benda tajam,” kata Karumkit Pusdik Bhayangkara Porong AKBP dr Eko Yunianto. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#tol sumo #Laka Lantas #Tewas