Takmir Masjid Agung Sidoarjo (MAS) Arifin mengatakan, pihaknya menunggu keputusan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama terkait waktu pelaksanaan salat Id. Pihaknya pun sudah melakukan segala persiapan untuk salat Id. “Jadi mau salat Id Jumat atau Sabtu, kami sudah siap,” katanya.
Persiapan yang dilakukan seperti pengecekan fasilitas. Seperti tempat wudhu, pasokan air, hingga kebutuhan saat salat Id lainnya.
Arifin menjelaskan, tahun ini sama seperti tahun lalu, tidak ada pembatasan dalam pelaksanaan salat Id. Jamaah tidak diwajibkan menggunakan masker saat salat dan mendengar khotbah. Selain itu juga tidak ada aturan khusus seperti soacial distancing. “Jamaah hanya diwajikan mengikuti tatanan dan aturan masjid agar tertib,” ujarnya.
Tahun ini, pihak MAS juga tidak membatasi jumlah jamaah yang diperbolehkan mengikuti salat Id. Kapasitas masjid mampu menampung sekitar 4 ribu jamaah. Namun nantinya diperkirakan akan lebih banyak. Bisa mencapai puluhan ribu jika jamaah salat di luar masjid.
Dia menjelaskan, saat masih pandemi, kapasitas MAS hanya 50 persen. Serta ada pembatasan jarak antarjamaah sekitar 1 meter. Meski begitu, Arifin meminta jamaah untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Pihaknya juga menyiapkan tempat untuk cuci tangan. (nis/vga) Editor : Vega Dwi Arista