Hindari Keracunan, Pemudik Disarankan Bawa Bekal dari Rumah

Vega Dwi Arista • Dipublikasikan Rabu, 19 April 2023 | 23:30 WIB
RAMAI: Para penumpang bus yang tiba di Terminal Purabaya membawa barang bawaan . (DOK/RADAR SIDOARJO)
RAMAI: Para penumpang bus yang tiba di Terminal Purabaya membawa barang bawaan . (DOK/RADAR SIDOARJO)
SIDOARJO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo meminta pemudik memilih makanan dan minuman (mamin) yang aman. Tujuannya agar terhindar dari kejadian luar biasa (KLB) keracunan. Sehingga mudik akan terasa aman dan nyaman.

Kepala Dinkes Sidoarjo Fenny Apridawati mengatakan, memilih mamin yang aman penting dilakukan. Hal tersebut merupakan bentuk kewaspadaan dini. Tujuannya untuk mencegah KLB keracunan.

"Sehingga kami sarankan agar pemudik bisa membuat dan membawa makanan dari rumah sebagai bekal. Selain itu juga lebih terjaga kebersihan dan rasanya," katanya, Selasa (18/4).

Jika pemudik terpaksa membeli makanan di jalur mudik, Fenny menyarankan agar memilih lokasi yang kebersihannya terjaga. Pemudik juga disarankan memperbanyak mengonsumsi buah dan sayur agar vitaminnya bisa tercukupi.

Misalnya jeruk atau pisang. Selain karena lebih mudah dibawa, kandungan serat, vitamin dan mineralnya dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Jika memilih makanan ringan seperti biskuit atau roti, pemudik diminta untuk lebih selektif.

"Karena roti atau biskuit dalam kemasan itu lebih tahan lama, maka cek dulu tanggal kedaluwarsanya masih aman. Ini sangat penting untuk dijaga," imbuhnya.

Pemudik diminta menghindari membawa makanan yang mengandung santan, susu, telur, dan yang berkadar air tinggi. Namun jika terpaksa, maka pastikan makanan tersebut habis kurang dari empat jam dari kematangan.

"Hindari juga alkohol karena bisa memabukkan dan menimbulkan rasa ngantuk. Makanan yang pedas-pedas atau asam juga sebisa mungkin dihindari, khawatir perutnya mulas dan bisa sering buang air," jelasnya. (far/vga)

  Editor : Vega Dwi Arista
Mamin' Lebaran Mudik