Sebanyak 15 petugas memeriksa setiap sudut ruangan, lemari hingga alas tidur dan pakaian WBP. Petugas tampak fokus mencari senjata tajam (sajam) handphone, dan narkoba. Selain memeriksa kamar, petugas juga mengecek tubuh WBP.
"Para petugas juga menggeledah badan kepada para warga binaan yang akan keluar maupun hendak memasuki kamar," ujar Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Sidoarjo, Rabu (1/2) Prayogo Mubarak.
Penggeledahan blok hunian WBP, Selasa (31/1) malam juga dilakukan Lapas Kelas I Surabaya di Porong. Petugas memeriksa kamar hunian di blok D. Petugas lapas juga menyasar sajam, handphone, hingga narkoba.
"Tapi kali ini kami belum mendapatkan barang apapun. Baik HP, sajam atau barang terlarang lainnya," ujar Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Jalu Yuswa Panjang.
Di Rutan Kelas I Surabaya di Medang Kecamatan Waru, petugas juga melakukan razia dan penggeledahan. Namun hasilnya juga sama, tak ditemukan adanya barang yang dilarang masuk ke dalam rutan selama 90 menit penggeledahan dilakukan.
"Hasilnya nihil. Razia ini rutin dilakukan dua kali dalam sepekan agar blok hunian tetap kondusif dan aman," terang Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Wahyu Hendrajati.
Selain menggeledah kamar hunian, petugas juga melakukan tes urine kepada 20 warga binaan. Tes urine secara acak itu sebagai antisipasi sekaligus pencegahan narkotika di dalam lapas. Hasilnya tak ditemukan hasil positif dari 20 warga binaan tersebut.
"Kami minta seluruh warga binaan tak main-main dengan narkotika. Karena tidak ada ruang untuk itu," tegasnya. (far/vga)
Editor : Vega Dwi Arista