"Hari ini (kemarin, Red) saya turun sidak merespon laporan kepala desa, ke rumah Ibu Nanik Hariyati yang sedang hamil tua bertempat tinggal di rumah yang hampir roboh atapnya, Pemkab membantu sembako dan bedah rumah dari Baznas Sidoarjo untuk merenovasi secepatnya rumah beliau," ucap Subandi.
Dia juga berpesan kepada Kades Tropodo Kecamatan Krian agar secepatnya atap rumah bu Nanik diperbaiki. Dalam dua atau tiga hari ke depan harus dapat segera dilakukan perbaikan dengan gotong royong.
Ia juga meminta agar warga seperti ini dapat tersentuh program bantuan desa. Seperti pembagian BLT. Dinas Sosial juga diminta untuk ikut membantu pelayanan kesehatannya dengan jaminan kesehatan gratis untuk keluarga.
"Saya meminta kepala desa untuk gotong royong saling membantu tenaga untuk renovasi rumah beliau agar layak ditempati, serta bantuan sosial juga harus diperhatikan kepada keluarga ibu Nanik ini, apa masih memiliki BPJS mandiri yang nantinya akan dibantu Dinsos Sidoarjo untuk dimasukkan jaminan kesehatan gratis satu keluarga dari Pemkab Sidoarjo dikarenakan kategori warga tidak mampu," ungkap Subandi.
Menurutnya, sinergitas penanganan warga tidak mampu secara bersama-sama sangat diharapkannya. Mulai dari ketua RT, RW, kades turut serta menanggulangi warga masyarakat yang kurang mampu. Bukan hanya dilakukan pemerintah daerah saja, namun bersama-sama peduli kepada masyarakat kurang mampu.
"Perihal penanganan warga masyarakat miskin atau tidak mampu ini harus kita jalankan bersama, agar tidak ada lagi keluhan warga masyarakat miskin," pungkasnya. (son/vga) Editor : Vega Dwi Arista