Dari pantauan Radar Sidoarjo Jumat (11/11) siang, penutupan jalur itu juga telah dimulai. Pengendara dari arah Surabaya ke Malang dialihkan belok kanan ke Arteri Porong di bundaran Tanggulangin.
Sementara arus dari Malang ke Surabaya mulai dibelokkan ke kiri di samping Pos 6 atau dekat Pusdik Sabhara Porong. Pengendara juga dialihkan untuk melintasi Jalan Arteri Porong.
“Penutupan mulai 10 November sampai 15 Desember nanti,” kata Kanit Turjawali Satlantas Polresta Sidoarjo Iptu Abdul Kholil.
Siang itu, sejumlah pengendara baik roda empat maupun roda dua masih banyak yang memaksa melintasi jalur tersebut. Padahal, jalur itu sudah ditutup dengan barrier beton. Dampaknya, terjadi kepadatan di sekitar bundaran Tanggulangin.
Lokasi pengerjaan cross drain saat ini masih berlangsung di ruas jalan Malang-Surabaya. Sehingga jalur sebaliknya masih belum tersentuh.
Penjabat Pembuat Komitmen Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional 8 Jawa Timur dan Bali, Fahrudin mengungkapkan, pekerjaan cross drain ini dilakukan Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS). “Kami hanya monitoring pelaksanaan,” tuturnya.
Proyek tersebut juga menjadi salah satu langkah untuk mencegah banjir yang biasanya menggenangi Jalan Raya Porong. (son/vga) Editor : Vega Dwi Arista