Kepala Seksi Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Kemenag Sidoarjo Khoidar mengatakan, sejak kesuksesan pelaksanaan haji 2022, peminat haji masih tinggi. Dalam satu hari ada 15 hingga 20 orang yang mendaftar. Dengan banyaknya pendaftar tersebut, maka waktu tunggunya bertambah menjadi 33 tahun. “Itu dengan kuota normal, sedangkan tahun ini pemberangkatannya masih separo kuota,” katanya.
Menurut Khoidar, lamanya waktu tunggu tersebut disebabkan oleh tingginya animo masyarakat dalam menunaikan rukun Islam yang kelima tersebut. Meski begitu, niat para pendaftar haji itu tidak goyah.
Namun khoidar menyebutkan, awal 2023 nanti bakal ada angin segar. Rencananya akan ada tambahan kuota haji secara nasional. Meski belum tahu pasti di Sidoarjo akan mendapatkan berapa porsi, namun dia optimistis bakal ada tambahan.
Dia menjelaskan, pada pelaksanaan haji 2022 lalu ada tambahan kuota sebanyak 10 ribu secara nasional. Namun karena waktu yang mepet, akhirnya penambahan kuota tersebut tidak digunakan. Dengan pertimbangan waktu pengurusan administrasi dan syarat lainnya tidak cukup.
Nantinya, penambahan kuota ibadah haji akan diumumkan oleh Arab Saudi pada Januari 2023. Dengan begitu, pihaknya menilai masih ada banyak waktu untuk persiapan Calon Jamaah Haji (CJH). (nis/vga) Editor : Vega Dwi Arista