Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Proses Pemakaman Dua Pilot Pesawat TNI AL yang Jatuh Diwarnai Isak Tangis

Vega Dwi Arista • Jumat, 9 September 2022 | 20:05 WIB
BELASUNGKAWA: Prosesi pemakaman dua penerbang pesawat latih TNI Angkatan Laut di Makam Bahagia TNI AL Wilayah Timur, Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)
BELASUNGKAWA: Prosesi pemakaman dua penerbang pesawat latih TNI Angkatan Laut di Makam Bahagia TNI AL Wilayah Timur, Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)
SIDOARJO - Dua penerbang pesawat latih TNI Angkatan Laut jenis Bonanza G-36 T-2503 yang jatuh di Selat Madura dimakamkan, Jumat (9/9). Pemakaman dilaksanakan di Makam Bahagia TNI AL Wilayah Timur, Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati.

Dua penerbang tersebut yakni pilot Kapten Laut (Anumerta) Judistira Eka Permady dan kopilot Letnan Satu Laut (Anumerta) Dendy Kresna Bhakti.

Sekitar pukul 10.00 jenazah keduanya tiba di area pemakaman di depan Kantor Desa Gisik Cemandi. Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) Juanda Laksamana Muda Dwika Tjahja Setiawan bertindak sebagai irup. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono juga turut hadir di pemakaman itu.

Pemakaman dimulai pukul 10.08. Selesai pukul 10.51. Judistira Eka Permady meninggalkan seorang istri yang tengah hamil 8 bulan.

Sang istri juga nampak hadir di pemakaman tersebut. Ia pun tak kuasa menahan tangis ketika jenazah sang suami dimasukkan ke liang lahat.

Sementara Dendy Kresna Bhakti meninggalkan seorang istri dan satu anak. Kedua jenazah dimakamkan berdampingan. "Kami selaku irup menyampaikan belasungkawa. Terima kasih atas pengabdian dan dedikasinya," kata Laksamana Muda Dwika Tjahja Setiawan.

Seperti diketahui, pesawat Bonanza itu dilaporkan hilang kontak di Selat Madura, tepatnya di perairan antara Bangkalan dan Gresik, Rabu (7/9) pukul 08.55. Pesawat lepas landas dari Bandara Juanda dengan rute Sub-(Armada) Loc Area-Sub, Rabu, pukul 08.45.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono di Mabesal, menyampaikan Kamis (8/9) pukul 10.00, pesawat itu ditemukan di kedalaman laut 14 meter. Jenazah keduanya masih duduk di kursi dan masih terikat seat belt. (son/vga) Editor : Vega Dwi Arista
#Pesawat Jatuh #Pilot #TNI AL