Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Bangun Winarso mengatakan, ada beberapa perubahan yang ditetapkan dalam Perubahan APBD 2022 terkait RSUD Sibar. Mulai dari anggaran hingga target pendapatan. Anggaran ditambah, namun target pendapatan justru dikurangi.
Politikus PAN itu menjelaskan, penambahan anggaran ada di pos operasional yang masuk dalam anggaran Dinas Kesehatan. Dana tersebut digunakan untuk penyempurnaan layanan. “Anggaran itu sangat diperlukan agar kegiatan operasional di rumah sakit bisa berjalan,” katanya.
Terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Ada beberapa perlengkapan seperti pemisah zona yang belum tersedia. Padahal rumah sakit tersebut disiapkan untuk pelayanan kecelakaan di daerah Sidoarjo barat.
Selain itu, ada juga anggaran sebesar Rp 2,4 miliar yang disiapkan dalam Perubahan APBD 2022. Anggaran tersebut untuk membayar kekurangan pembangunan gedungnya.
Bangun menyebutkan, pada 23 Agustus nanti rencananya diadakan grand opening RSUD Sibar. Dia berharap, selain memeratakan layanan kesehatan, RSUD Sibar juga bisa membuka titik pertumbuhan ekonomi baru.
Sebab ketika beroperasi nantinya akan membuka kesempatan bagi warga di sekitarnya. Seperti membuka lapangan kerja dengan hadirnya usaha-usaha rakyat nantinya, seperti kuliner, pondokan, hingga berbagai jasa lainnya. (nis/vga)
Editor : Vega Dwi Arista