Dari jumlah puskesmas yang ada, 27 sudah operasional dan tiga di antaranya, Puskesmas Tarik, Wonokasian dan Tambakrejo telah selesai dibangun tahun lalu. Dijadwalkan beroperasional, dua bulan lagi.
Seperti di wilayah Kecamatan Waru dengan jumlah penduduk 179.195 jiwa hanya dilayani oleh dua puskesmas induk, yaitu Puskesmas Waru dan Puskesmas Medaeng.
Idealnya di Kecamatan Waru seharusnya, terdapat lima puskesmas agar akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Waru dapat tercapai secara optimal.
Untuk itu, Wakil Bupati Sidoarjo Subandi berharap pendirian puskesmas baru Tambakrejo bisa meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Dan mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat empat desa wilayah kerjanya.
"Sementara itu penambahan puskesmas baru lainnya dilakukan secara bertahap," jelasnya, Senin (28/3).
Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Syaf Satriawarman mengatakan, penambahan jumlah puskesmas di Sidoarjo terkendala ketersediaan lahan. Tahun ini, kata Syaf, ada peningkatan puskesmas pembantu jadi utama di Bebekan Kecamatan Taman terkendala luasan lahan yang sempit.
Sehingga pembangunan puskesmas tahun ini sementara hanya di lakukan untuk Puskesmas Urangagung. "Anggaran yang sudah disiapkan Rp 7,5 miliar," urainya. (rpp/vga)
Editor : Vega Dwi Arista