Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Bandara Juanda Tidak Terpengaruh Letusan Semeru

Nofilawati Anisa • Senin, 6 Desember 2021 | 00:42 WIB
CEK DULU: Aktivitas Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo pada Sabtu malam (4/12) hingga pukul 20.00 masih terpantau normal. Tidak ada pengaruh letusan Gunung Semeru. (ANTARAFOTO)
CEK DULU: Aktivitas Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo pada Sabtu malam (4/12) hingga pukul 20.00 masih terpantau normal. Tidak ada pengaruh letusan Gunung Semeru. (ANTARAFOTO)
SIDOARJO - Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo dilaporkan masih beroperasi secara normal dan tidak terpengaruh letusan Gunung Semeru. Demikian disampaikan General Manager Bandara Juanda Sisyani Jaffar dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/12).

Ia mengatakan pada Sabtu (4/12) hingga pukul 20.00 WIB, Bandara Juanda beroperasi normal dan tidak ada dampak signifkan aktivitas letusan Gunung Semeru terhadap operasional pelayanan kebandarudaraan di Bandara Juanda.

"Hasil paper test juga menunjukkan negatif atau tidak ada (NIL) abu vulkanik di Bandara Juanda," ujarnya seperti dilansir dari laman Antara.

Ia mengatakan, meskipun tidak ada dampak signifikan, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Juanda tetap melakukan langkah antisipasi terkait dengan peristiwa tersebut.

"Kami terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait penerbangan termasuk dengan Kantor Otoritas Bandara, AirNav Indonesia Cabang Surabaya dan Kantor BMKG terkait perkembangan dan informasi terkini," ungkapnya.

Kemudian, pihaknya juga melakukan paper test, di sisi udara untuk mengetahui secara visual ada atau tidaknya sebaran abu vulkanik.

"Kami juga mengantisipasi adanya penundaan atau pengalihan penerbangan yang terdampak karena peristiwa erupsi Gunung Semeru dengan menyiapkan ruang tunggu dan pengaturan penempatan parkir pesawat," ujarnya.

Sebelumnya, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik dengan meluncurkan guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah. (ant/opi) Editor : Nofilawati Anisa
#Gunung Semeru #Tidak Terpengaruh #Bandara Juanda #Pusat Vulkanologi #Erupsi Semeru