Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Pertambahan Penduduk 14,13 Ribu Jiwa Per Tahun

Nofilawati Anisa • Sabtu, 23 Januari 2021 | 20:22 WIB
Kepala BPS Sidoarjo Indriya Purwaningsih. (RIZKY PUTRI PRATIMI/RADAR SIDOARJO)
Kepala BPS Sidoarjo Indriya Purwaningsih. (RIZKY PUTRI PRATIMI/RADAR SIDOARJO)
SIDOARJO - Hasil sensus penduduk (SP) 2020 telah diketahui. Badan Pusat Statistik (BPS) Sidoarjo mencatat jumlah penduduk Kabupaten Sidoarjo pada bulan September 2020 menurut hasil SP 2020 adalah sebanyak 2.082.801 jiwa. Dengan luas wilayah 714,27 km persegi, kepadatan penduduk Kabupaten Sidoarjo berdasarkan hasil sensus penduduk 2020 sebanyak 2.916 jiwa per km persegi.

Kepala BPS Sidoarjo, Indriya Purwaningsih menjelaskan, data tersebut didapatkan dari SP online yang dilaksanakan pada tanggal 15 Februari hingga 29 Mei 2020 dan metode wawancara pada September 2020. "Seluruh data yang diperoleh, didapat by name by address," katanya.

Indri menjelaskan berdasarkan jenis kelamin hasil SP 2020, jumlah penduduk laki-laki lebih besar dibandingkan jumlah penduduk perempuan. Jumlah penduduk laki laki 1.048.574 jiwa dan jumlah penduduk perempuan 1.034.227 jiwa.

Dibandingkan dengan hasil sensus sebelumnya, jumlah penduduk Kabupaten Sidoarjo terus mengalami peningkatan. Dalam jangka waktu sepuluh tahun sejak tahun 2010, jumlah penduduk Sidoarjo mengalami penambahan sekitar 141,3 ribu jiwa atau rata-rata sebanyak 14,13 ribu jiwa setiap tahun.

Pada 2010 jumlah penduduk di Sidoarjo sebanyak 1.941.500 jiwa. Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir 2010-2020, laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Sidoarjo sebesar 0,7 persen per tahun.

Terdapat pengurangan laju pertumbuhan penduduk sekitar 7,2 persen per tahun jika dibandingkan dengan periode 1980-1990 yang sebesar 7,9 persen. Dari 2.082,8 ribu penduduk Sidoarjo, sebesar 87,4 persen atau sekitar 1.820,4 ribu penduduk berdomisili sesuai KK/KTP.

Sementara sebesar 12,6 persen atau sekitar 262,4 ribu penduduk lainnya berdomisili tidak sesuai KK/KTP. "Artinya, jumlah ini merupakan indikasi banyaknya penduduk yang bermigrasi dari wilayah tempat tinggal sebelumnya karena sekarang sudah tidak tinggal pada alamat yang tertera di KK/KTP lagi," jelas Indri. (rpp/opi) Editor : Nofilawati Anisa
#BPS #Pertambahan #Online #Sensus #Penduduk