Di tengah runway, konvoi sejumlah alat utama sistem pertahanan (alutsista) milik TNI AL itu juga nampak berhenti sejenak. Lalu lalang pesawat komersil yang biasanya silih berganti, juga nampak berhenti.
Di tempat itu pula, Komandan Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda Kolonel Laut (P) M.Tohir menaburkan bunga dari badan pesawat NC 212 Casa. Sedikitnya selama 30 menit, aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Juanda berhenti sejenak untuk mengikuti rangkaian tabur bunga dalam peringatan HUT ke-56 Lanudal Juanda itu. "Tabur bunga seperti ini baru dua kali digelar, tahun lalu dan sekarang. Tujuannya untuk mengenang jasa para pahlawan, khususnya para pendiri penerbangan TNI AL," terang M.Tohir.
Lebih jauh M.Tohir menguraikan, tahun 1964 lalu pangkalan udara ini dibangun untuk kepentingan militer. Kemudian tahun 1980-an dikelola bersama untuk mendukung penerbangan sipil. "Kita jangan sekali-kali melupakan sejarah. Harus bersyukur sampai sekarang semua berjalan baik berkat sinergitas berbagai pihak," sambungnya.
Tak lupa, M.Tohir juga menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang di Bandara Juanda. Karena selama 30 menit runway bandara digunakan untuk kegiatan tersebut. "Kita bersama mengheningkan cipta, mengenang jasa para pahlawan," pungkasnya. (son/opi) Editor : Nofilawati Anisa