Membuka jasa penitipan hewan peliharaan seperti kucing rupanya tak semudah yang dibayangkan. Selain harus telaten, menjaga kucing peliharaan juga membutuhkan kesabaran ekstra.
LUKMAN AL FARISI/Wartawan Radar Sidoarjo
Siang itu, Diah Kusumawati tampak sibuk di petshop Omahpuss miliknya, Jalan Wijaya Kusuma, Sekardangan, Sidoarjo. Dia terlihat sedang bermain-bermain dengan Yuke, seekor kucing jenis Persia medium. Usianya baru empat bulan.
Wanita yang kerap disapa Mak Kus tersebut terlihat begitu dekat dengan Yuke. Maklum, Mak Kus memang membuka jasa penitipan kucing peliharaan. Menjelang Idul Fitri seperti saat ini, orderan pun silih berganti berdatangan.
"Biasanya yang dititipkan disini jenisnya bermacam-macam. Mulai kucing domestik, kucing jenis Persia, maind coon, bengal hingga berjenis sphynx," katanya, Jumat (7/4).
Jenis Sphynx menjadi kucing yang paling susah perawatannya. Kulitnya yang tak berbulu, membuatnya mudah dihinggapi dan digigit nyamuk. Akibatnya, Mak Kus pun harus sering mengoleskan lotion anti nyamuk untuk kucing.
"Karena di penitipan kucing disini enggak ada AC-nya. Jadi nyamuk biasanya mudah menghinggapi kucing yang enggan punya bulu. Tiba-tiba di pagi harinya sudah benjol-benjol," ujarnya.
Karakter kucing yang berbeda-beda juga menjadi tantangan sendiri. Terutama kucing domestik. Selain sedikit ganas, juga sulit makan. Alasannya, di rumah pemiliknya, tak di kandang. "Kalau di penitipan kan harus dikandang," imbuhnya.
Selain karakter kucing yang ganas dan sulit makan, ada pula kucing yang berkarakter introvert. Layaknya manusia, kucing dengan karakter ini kerap menyendiri. Kucing jenis ini cukup mudah diberi makan, tapi enggan bergerak.
"Biasanya itu, mojok sendirian gitu. Tapi kalau diberi makan dia makan. Sayangnya juga malas gerak. Bisa sampai dua hari," jelasnya.
Kucing berkarakter introvert itu banyak ditemui untuk jenis Persia. Rata-rata karena saat di rumah pemiliknya berkeliaran bebas. Selain itu karena menghadapi orang baru. Tak jarang, ada pula yang menabrakkan diri ke kandang.
"Karena ketakutan ada orang baru. Bisa jadi karena stres juga. Jadi saran saya, pemilik kucing harus memahami karakter kucingnya. Saat dititipkan, harus dilaporkan sehingga bisa diantisipasi," terangnya. (*/vga) Editor : Vega Dwi Arista