Ketika sebagian besar orang menikmati libur Natal dan tahun baru (Nataru) dengan bepergian, Diah Kusumawati memilih untuk jaga kandang. Benar-benar menjaga kandang, yang berisi kucing peliharaan.
Annisa Firdausi, Wartawan Radar Sidoarjo
Diah merupakan pelaku usaha jasa penitipan kucing. Sehingga pada libur panjang pekan lalu, dirinya malah sibuk bekerja. Tempat penitipan kucingnya penuh.
Dia menjelaskan, ada 15 kandang yang dimilikinya. Semuanya terisi selama sepekan penuh. Kucing mulai masuk di penitipan sejak dua hari sebelum Natal. Diakuinya, liburan Nataru dan Idul Fitri selalu menjadi momen yang ramai di tempatnya di Sekardangan.
Saking banyaknya yang ingin menitipkan kucing, Diah sampai kehabisan kandang. Pelanggannya pun bahkan rela membawa kandang sendiri. ''Karena 15 kandang yang ada di sini sudah terisi semua,'' katanya.
Dia dengan berat hati harus menolak beberapa pelanggan. Hal itu karena keterbatasan tenaga dan tempat penitipan. Jika terlalu penuh, dia khawatir kucing akan merasa stres.
Penitipan kucing miliknya tersebut bekerja sama dengan dokter hewan terdekat. Hal itu sebagai langkah antisipasi jika ada keluhan mendadak. ''Yang paling sering keluhan kucingnya stres, karena di tempat baru dengan orang baru,'' ujarnya.
Diah mengungkapkan, untuk harga penitipan kucing bervariasi. Mulai dari Rp 35 ribu hingga Rp 75 ribu per ekor per malam. Tergantung besar kecilnya kandang dan usia kucing.
Rata-rata, kucing yang dititipkan di tempat tersebut antara 3 hari sampai 1 minggu. Bahkan ada yang sampai dititipkan 12 hari. (*/vga) Editor : Vega Dwi Arista