Pandemi Covid-19 yang mulai melandai membuat Delta Runners, komunitas lari, kembali berolahraga bersama di luar ruangan. Tidak hanya itu, mereka juga saling bertukar informasi dan memberikan pengetahuan-pengetahuan baru tentang menjaga kesehatan. Terutama pasca Covid-19.
Annisa Firdausi, Wartawan Radar Sidoarjo
Captain Delta Runners Risa Hardanto mengatakan, dalam kumpul perdana pascapandemi dirayakan dengan lari pagi bersama sejauh 5 kilometer. Dengan start dan finish di salah satu kafe di kawasan Kavling DPR Sidoarjo. Tidak ada tema khusus yang diusung. Kali ini mereka ingin berbagi untuk bisa bangkit bersama setelah pandemi.
Usai berlari, ada sharing session tentang Sports Emergency Care. Disampaikan oleh dr Yusuf Hermawan, ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan dalam olahraga lari. Terutama adalah bagaimana pelari bisa lebih sadar dan paham akan kondisi badannya.
Hal itu karena akhir-akhir ini banyak kejadian pelari yang meninggal dunia saat mengikuti lomba lari. Hal tersebut dikarenakan ketidaktahuan akan kondisi badan dan risiko saat berolahraga. “Selain itu juga dijelaskan bagaimana kita dapat membantu jika ada atlet di sekitar kita yang sedang membutuhkan bantuan saat terjadi kedaruratan medis,” ujar Risa.
Risa berharap, anggota Delta Runners tidak kendor berolahraga. Menurut dia, ketika badan sudah terbiasa berlari, maka harus terus giat berolahraga lari agar tetap sehat. Namun tetap dengan menyesuaikan dengan kondisi badan masing-masing.
Hingga saat ini, anggota Delta Runners masih sering menggelar kegiatan lari bersama. Terutama di malam hari. Hal itu bukan tanpa alasan. Sebab beberapa anggotanya bekerja saat pagi dan sore hari. “Hanya punya waktu di malam hari, itu kami manfaatkan untuk olahraga,” katanya.
Risa berharap kegiatan yang dilakukan Delta Runners bisa memotivasi dan menginspirasi serta mengajak masyarakat agar lebih sehat dengan olahraga lari. (*/vga)
Editor : Vega Dwi Arista