Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Tabur 5.000 Ekor Benih Bandeng untuk Tingkatkan Ketahanan Pangan

Nofilawati Anisa • Sabtu, 18 Juli 2020 | 22:48 WIB
KOORDINASI: Dari kanan: Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Ketua DPRD Sidoarjo Usman, dan Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. M. Iswan Nusi. (ISTIMEWA)
KOORDINASI: Dari kanan: Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Ketua DPRD Sidoarjo Usman, dan Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. M. Iswan Nusi. (ISTIMEWA)
SIDOARJO – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo meningkatkan ketahanan pangan dalam menghadapi masa pendemi Covid-19, salah satunya dengan meningkatkan hasil pertanian tambak bandeng. Jumat (17/7), Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin bersama jajaran forkopimda panen raya ikan bandeng dan menabur benih 5.000 ekor bandeng di desa Tambak Oso, Kecamatan Waru.

Selain panen raya dan tabur benih, jajaran forkopimda juga memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga Desa Tambak Oso. Panen raya ikan bandeng dan tabur benih sekaligus baksos di desa Tambak Oso, merupakan kegiatan bersama dalam rangka persiapan ketahanan pangan.

"Kita tidak boleh larut dalam keadaan pandemi Covid-19. Kita tetap harus berusaha agar ekonomi ketahanan pangan bisa tercukupi, maka kita menggalakkan masyarakat agar semua kinerja lebih bagus lagi. Khususnya bagi para petani tambak, sehingga untuk kebutuhan pangan, terutama ikan, bisa terpenuhi dengan baik”, kata Cak Nur, sapaan karib Nur Ahmad Syaifuddin.

Diakuinya, sektor ekonomi sangat terdampak pandemi Covid-19. "Forkopimda lengkap di sini turun bersama. Ini menunjukkan kekompakan kita dalam menghadapi Covid-19, sekaligus menyelesaikan permasalahan yang terimbas Covid-19, salah satunya sektor ekonomi," tambahnya.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji melaporkan bahwa masyarakat Kota Delta sebagian besar sudah tertib dan disiplin menjalankan protokol kesehatan. Sidoarjo termasuk paling tegas dalam menertibkan dan mendisiplinkan masyarakat. “Saya perlu sampaikan berkaitan dengan pendisiplinan masyarakat. Memang ini butuh perjuangan yang lebih berat lagi. Tetapi dari hasil yang sudah ada, tidak semuanya tidak tertib. Masyarakat Sidoarjo sebagian besar sudah tertib, yang tidak tertib hanya sekian persen lah," ujarnya.

Sumardji berharap waktu penyembuhan pasien Covid-19 di Sidoarjo semakin singkat. Hal ini tentunya dengan disiplin yang tinggi, dan yang belum disiplin segera mendisiplinkan diri sehingga pandemi Covid-19 bisa segera berakhir. “Polisi bersama TNI, Satpol PP dan Dishub akan terus melakukan razia. Kita jalan terus setiap malam mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan," pungkas Sumardji. (rpp/opi) Editor : Nofilawati Anisa
#Tabur Benih Bandeng #Forkompinda Sidoarjo #Ketahanan Pangan