SIDOARJO - Meski baru berumur 15 tahun, Talita Adzra Junita Arief sudah mampu membuktikan bila usia bukan penghalang untuk bisa masuk ke perguruan tinggi ternama di Indonesia. Bahkan bersaing dengan pelajar lainnya yang usianya dua atau tiga tahun di atasnya.
Alumni SMAN 1 Sidoarjo itu berhasil diterima di program studi Teknik Geomatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya. Keberhasilannya tidak lepas dari peran kedua orang tuanya yang mampu melihat kecerdasan anaknya itu.
Dahulu saat baru berusia 3,5 tahun, Talita sudah mampu membaca. Kemampuan yang tidak dimiliki oleh anak-anak sebayanya. Hal tersebut sempat membuat kedua orang tuanya kaget.
Kemampuan baca tulis dan menghitung yang sudah bisa dilakukan membuat orang tuanya langsung menyekolahkan ke jenjang pendidikan. Talita didaftarkan di MINU Pucang saat usianya masih lima tahun.
Di sana rupanya prestasi Talita di bidang akademik mulai terlihat. Bahkan saat bersekolah di MINU Pucang, ia mendapatkan kesempatakan mengikuti program kelas akselerasi.
Sehingga selepas kelas 4, ia bisa langsung lompat naik ke kelas 6 dan saat itu usianya baru 9,5 tahun. Tidak sampai di situ, saat masuk ke SMPN 1 Sidoarjo, Talita juga berkesempatan mengikuti tes untuk masuk program kelas akselerasi.
“Dan akhirnya lulus SMP hanya dua tahun saja,” ucapnya.
Saat masuk ke SMAN 1 Sidoarjo, remaja kelahiran Kota Delta itu tergolong salah satu siswa termuda. Baru di SMA ia tidak bisa lompat kelas. Bukan karena tidak mampu, tetapi di tahun tersebut progran akselerasi tidak dibuka.
Dia kemudian berhasil lulus dari SMAN 1 Sidoarjo saat usianya 15 tahun. "Ya kalau secara pelajaran aman saja sih, cuma sempat ada kesusahan di awal SMA dulu pas pelajaran fisika,” katanya.
Akan tetapi karena ketekunnannya dalam belajar membuat dirinya bisa mengejar pelajaran yang kurang saat awal SMA. Bahkan bisa menyukai fisika dan lolos ke program studi Teknik Geomatika ITS.
“Kalau belajar saya ya sama saja, kebanyakan dengan sambil mengerjakan soal atau masalah,” ujarnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista